Tanjunganom, 13 Juli 2026 — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) SMA POMOSDA Tanjunganom Nganjuk Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi langkah awal peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri mengikuti kehidupan dan proses pembelajaran di sekolah. Mengusung tema “Green Metamorphosis: Mewujudkan Generasi Beradab, Berdaya, dan Cinta Semesta”, rangkaian kegiatan pada Senin (13/7) disusun secara bertahap melalui pembukaan, pembekalan Self-Management, dan Self-Improvement.
Pembukaan yang Menandai Awal Perjalanan Baru
Rangkaian agenda utama diawali dengan Upacara Pembukaan MPLS dan PTA yang berlangsung di lapangan basket. Kegiatan ini menjadi momentum resmi dimulainya MPLS dan PTA SMA POMOSDA Tahun Pelajaran 2026/2027.






[Upacara Pembukaan MPLS]
Pembukaan juga ditandai dengan prosesi pelepasan balon oleh masing-masing kepala sekolah, yaitu Ustadzah Kartika Putri, S.T. selaku Kepala TBB, Ustadzah Khodijatul Fithri A., S.Sosio selaku Kepala SD POMOSDA, Ustadz Nuril Anwar, S.T. selaku Kepala SMP POMOSDA, serta Ustadz Hendry Eko Aridonan, S.Pd., M.Si. selaku Kepala SMA POMOSDA. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan peserta didik dalam mengikuti rangkaian MPLS dan PTA.


[Pelepasan Balon]
Membangun Kemampuan Mengelola Diri melalui Self-Management
Setelah pembukaan, peserta mengikuti Session 1: Self-Management yang berlangsung di Balairung bersama Ustadz Hendry Eko Aridonan, S.Pd., M.Si. Sesi ini mengarahkan peserta untuk memahami pentingnya kemampuan mengelola diri dalam menjalani proses belajar dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Self-Management menjadi bekal awal agar peserta mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan baik.



[Session 1: Self-Management]
Dalam sesi tersebut, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengatur diri menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak awal. Kemampuan mengelola diri tidak hanya dibutuhkan selama mengikuti MPLS dan PTA, tetapi juga menjadi dasar bagi peserta dalam menjalani berbagai aktivitas dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
Melanjutkan Langkah melalui Self-Improvement
Memasuki siang hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Session 2: Self-Improvement di Jatayu lantai 3 bersama Ustadz Arif Asy-Syathori. Sesi ini menjadi kelanjutan dari pembekalan sebelumnya. Jika Self-Management menekankan kemampuan mengelola diri, Self-Improvement mengarahkan peserta untuk terus belajar, melakukan evaluasi diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.



[Session 2: Self-Improvement]
Melalui alur kegiatan tersebut, hari pertama MPLS dan PTA tidak berhenti pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi mulai membangun kesiapan pribadi peserta didik. Pembukaan menjadi penanda dimulainya perjalanan, Self-Management memberikan dasar untuk mengelola diri, sedangkan Self-Improvement mendorong peserta untuk terus bertumbuh dan mengembangkan kemampuan.
Dengan demikian, rangkaian hari pertama menjadi pijakan awal bagi peserta didik untuk menjalani MPLS dan PTA dengan kesiapan yang lebih baik. Melalui proses yang berlangsung secara bertahap, peserta diharapkan mampu membawa semangat belajar, tanggung jawab, dan kemauan untuk berkembang dalam seluruh rangkaian kegiatan berikutnya, sejalan dengan cita-cita membentuk generasi yang beradab, berdaya, dan cinta semesta.
Penulis: Khoirul Anwar
Validator: Dewi Sariah, S. Pd.
Fotografer: Excel Aufa Ghanivy